Tiga jurnal yang diterbitkan oleh Elkuator Research and Publication menjalin kerja sama dengan PDHKI Indonesia untuk memperkuat tata kelola jurnal, publikasi ilmiah, kapasitas editorial, jejaring mitra bestari, dan pengembangan Open Journal Systems.
Elkuator Research and Publication melalui tiga jurnal yang dikelolanya menjalin kerja sama strategis dengan Perkumpulan Dosen Hukum Keluarga Islam Indonesia atau PDHKI Indonesia. Kerja sama tersebut ditandai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding antara PDHKI Indonesia dan para pengelola jurnal mitra.
Tiga jurnal Elkuator yang terlibat dalam kerja sama tersebut adalah:
- Indonesian Journal of Sharia and Socio-Legal Studies
- Reciprocal: Interlegality Review
- Mensrea Law Review
Ketiga jurnal tersebut telah tercantum dalam jaringan jurnal mitra PDHKI Indonesia dengan Elkuator Research and Publication sebagai penerbitnya.

Kerja Sama Tidak Terbatas pada Pencantuman Jurnal Mitra
Kerja sama ini tidak hanya berupa pencantuman jurnal dalam direktori mitra PDHKI Indonesia. Kolaborasi diarahkan pada pengembangan jurnal dan publikasi ilmiah secara lebih luas, mulai dari peningkatan tata kelola editorial, penguatan kualitas penerbitan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, hingga pemanfaatan teknologi pengelolaan jurnal.
Melalui kerja sama tersebut, Elkuator dan PDHKI Indonesia dapat melaksanakan berbagai program bersama yang meliputi penerbitan dan diseminasi karya ilmiah, penyediaan serta pengembangan jejaring editor dan mitra bestari, peningkatan kualitas proses penelaahan sejawat, serta pelaksanaan seminar, lokakarya, pelatihan, dan pendampingan pengelolaan jurnal.
Kolaborasi juga dapat mencakup penguatan pengelolaan Open Journal Systems atau OJS sebagai platform utama penerbitan jurnal elektronik. Pengembangan tersebut meliputi tata kelola sistem, peningkatan keamanan, pemeliharaan platform, pengelolaan metadata, serta penyesuaian teknologi untuk mendukung proses editorial dan penerbitan yang lebih profesional.
Ruang lingkup tersebut melanjutkan pola kolaborasi yang sebelumnya dikembangkan Elkuator bersama IAIN Pontianak. Dalam kerja sama tersebut, pengembangan jurnal tidak hanya berfokus pada penerbitan karya ilmiah, tetapi juga pada dukungan editor dan mitra bestari serta penguatan pengelolaan dan keamanan OJS.
Memperkuat Kapasitas Pengelola Jurnal
Salah satu perhatian utama dalam kerja sama ini adalah peningkatan kapasitas tim pengelola jurnal. Pengelolaan jurnal ilmiah tidak hanya membutuhkan kemampuan administratif, tetapi juga pemahaman mengenai etika publikasi, manajemen editorial, penelaahan sejawat, pengelolaan metadata, indeksasi, akreditasi, dan pemanfaatan teknologi penerbitan.
Melalui kolaborasi antara Elkuator dan PDHKI Indonesia, para pengelola jurnal diharapkan memperoleh lebih banyak kesempatan untuk mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas, bertukar pengalaman, dan membangun standar kerja yang lebih konsisten.
Kerja sama ini juga membuka peluang untuk memperluas jaringan penulis, editor, dan mitra bestari dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Jejaring tersebut penting untuk memastikan bahwa setiap jurnal memiliki dukungan sumber daya akademik yang relevan dengan fokus dan ruang lingkupnya.
Mendorong Publikasi dan Kegiatan Akademik Bersama
Selain pengembangan jurnal, kerja sama ini diharapkan mendorong penyelenggaraan kegiatan akademik bersama. Bentuk kegiatannya dapat berupa seminar, konferensi, diskusi ilmiah, pelatihan penulisan artikel, pendampingan publikasi, penerbitan edisi tematik, dan diseminasi hasil penelitian.
PDHKI Indonesia memiliki jaringan akademisi dan dosen, khususnya dalam bidang Hukum Keluarga Islam dan kajian hukum. Sementara itu, Elkuator Research and Publication memiliki pengalaman dalam pengelolaan jurnal, teknologi OJS, metadata publikasi, dan layanan penerbitan ilmiah.
Sinergi kedua pihak diharapkan dapat mempertemukan pengembangan keilmuan dengan tata kelola penerbitan yang profesional, sehingga hasil penelitian tidak hanya dipublikasikan, tetapi juga dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat akademik secara lebih luas.
Menjaga Mutu dan Independensi Editorial
Pelaksanaan kerja sama tetap memperhatikan independensi akademik dan editorial masing-masing jurnal. Keputusan mengenai penerimaan, penelaahan, revisi, dan penerbitan artikel tetap dilaksanakan berdasarkan kebijakan editorial serta proses penelaahan sejawat yang berlaku pada setiap jurnal.
Pada Indonesian Journal of Sharia and Socio-Legal Studies, misalnya, kolaborasi akademik dengan PDHKI Indonesia dinyatakan sebagai dukungan terhadap kegiatan ilmiah, tanpa memberikan kepemilikan atau hak penerbitan kepada lembaga mitra.
Prinsip tersebut penting untuk memastikan bahwa kerja sama kelembagaan berjalan beriringan dengan integritas akademik, objektivitas proses editorial, dan penerapan etika publikasi ilmiah.
Membangun Ekosistem Publikasi yang Berkelanjutan
Bagi Elkuator Research and Publication, kerja sama dengan PDHKI Indonesia merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem publikasi ilmiah yang profesional, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal, memperluas jejaring akademik, memperkuat penggunaan teknologi penerbitan, dan mendorong lebih banyak penelitian berkualitas agar dapat diterbitkan serta disebarluaskan kepada masyarakat.
Melalui kerja sama tersebut, tiga jurnal Elkuator diharapkan semakin berkembang sebagai ruang akademik yang mempertemukan peneliti, dosen, praktisi, editor, dan mitra bestari dari berbagai institusi, baik di tingkat nasional maupun internasional
elkuator
elkuator contributes news, insights, and publication resources for Elkuator Research and Publication.
Related Articles
Dari Garis Ekuator: 41 Jurnal PTKI Bersinar di Kancah Global
